Renungan Tentang Pesan Al Quran
🔎Perhatikanlah pesan al-Qur’an, niscaya Anda bertemu Maharaja yang memiliki seluruh kerajaan, seluruh sumbernya adalah Dia, tempat kembalinya adalah Dia, tidak ada sesuatu pun di penjuru kerajaanNya yang samar bagiNya, Maha mengetahui apa yang ada di dalam jiwa hamba-hambaNya, mengetahui rahasia mereka dan apa yang nampak dari mereka, Maha Esa dalam mengatur kerajaanNya, mendengar dan melihat, memberi dan menghalangi, memberi pahala dan menghukum, memuliakan dan merendahkan, menciptakan dan memberi rizki, menghidupkan dan mematikan, menakdirkan, memutuskan, dan mengatur.
🖌(Pesan al-Qur’an juga menyatakan bahwa) segala urusan yang besar dan yang kecil turun dari sisiNya dan naik kepadaNya, seekor semut tidak bergerak kecuali dengan izinNya, sehelai daun tidak jatuh kecuali diketahuiNya.
📎(Dalam al-Qur’an) Allah menyanjung wali-walinya (para kekasih Allah) dengan amal-amal mereka yang shahih dan sifat-sifat mereka yang terbaik, serta mencela musuh-musuhNya dengan perbuatan-prebuatan mereka yang buruk dan sifat-sifat mereka yang jelek.
👉Allah juga membuat perumpamaan, menghadirkan dalil-dalil dan argumentasi-argumentasi secara beragam, menjawab syubhat-syubhat para musuh dengan jawaban-jawaban paling baik, membenarkan orang yang benar, mendustakan orang yang dusta, mengucapkan kebenaran, membimbing ke jalan yang benar, mengajak kepada Surga Darussalam, menyebutkan sifat-sifatnya, kebaikan dan kenikmatan di dalamnya.
⚠Allah juga memperingatkan tentang api Neraka dan mengingatkan azabnya, keburukan dan penderitaan di dalamnya. Mengingatkan hamba-hambaNya bahwa mereka bergantung kepadaNya, sangat membutuhkanNya dalam segala keadaan, bahwa mereka tidak bisa tidak membutuhkanNya sekejap mata pun.
‼Allah juga mengingatkan ketidakbutuhanNya dari mereka dan dari seluruh makhluk, bahwa Dia Mahacukup dengan DiriNya Sendiri dan tidak membutuhkan selainNya, justru selainNya bergantung kepadaNya dan bahwa tidaklah seseorang mendapatkan kebaikan sekecil semut atau lebih, kecuali dengan karunia dan rahmatNya, serta tidaklah dia mendapatkan keburukan sekecil semut atau lebih, kecuali dengan keadilan dan hikmahNya.
💓Bila hati para hamba melalui al-Qur’an menyaksikan Maharaja Yang Maha Agung, Maha Penyayang, Maha Pemurah lagi Maha Indah, bila Dia demikian, lalu bagaimana bisa jiwa para hamba tidak mencintaiNya dan tidak berlomba untuk bisa dekat kepadaNya, dan memberikan nafasnya untuk mendapatkan kasih sayangNya, serta Dia menjadi sesuatu yang paling dicintainya daripada selainNya, dan keridhaanNya adalah sesuatu yang harus didahulukan atas keridhaan selainNya ? Bagaimana jiwa hamba tidak tergerak untuk mengingatNya, cinta dan kerinduan kepadaNya serta ketenangan denganNya menjadi makanan utamanya, sumber kekuatannya dan kesembuhannya, di mana bila ia hilang, maka ia akan rusak dan binasa sehingga kehidupannya tidak lagi berguna ?
📚_*((Dr. Ahmad bin Utsman al-Mazyad, Mukhtashar al-Fawaid (E.id, hal. 18)*_
📢Mohon di sebarkan📢
📌untuk Mendapatkan Nasihat-Nasihat Siaran Ketik
👉L/P(spasi)kota(spasi)nama
📲kirim ke 083811888118 Via Whatsapp
🔸Dukung Dakwah kami🔸
🔅 Donasi akan digunakan untuk menopang operasional Dakwah kami
➡ Bank Mandiri Syariah
➡ Kode Bank 451
➡ No Rek 711-330-720-4
➡ A.N : Yayasan Al-Hisbah Bogor
Konfirmasi Transfer via WA/SMS: 0857-7899-4118
Komentar
Posting Komentar