KEUTAMAAN SURAT AL KAHFI DAN AL MULK
Hadis pertama:
مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيقِ
“Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada malam Jumat, dia akan disinari cahaya antara dirinya dan Ka’bah.” (H.R. Ad-Darimi; Syekh Al-Albani mengatakan bahwa hadis ini sahih, sebagaimana dalam Shahihul Jami’, no. 6471)
Hadis kedua:
مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ
“Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, dia akan disinari cahaya di antara dua Jumat.” (H.R. An-Nasa’i dan Baihaqi; Syekh Al-Albani mengatakan bahwa hadis ini sahih, sebagaimana dalam Shahihul Jami’, no. 6470)
Jawaban untuk pertanyaan kedua.
( إن سورة في القرآن ثلاثون آية شفعت لرجل حتى غفر له وهي : ( تبارك الذي بيده الملك
“Sesungguhnya, dalam Alquran terdapat satu surat yang terdiri dari 30 ayat. Surat ini akan memberikan syafaat, bagi orang yang membacanya, sampai dia diampuni, yaitu: surat ‘tabarakalladzi bi yadihil mulku ….‘” (H.R. Ahmad, Turmudzi, Abu Daud, dan Nasa’i; dinilai sahih oleh Al-Albani)
مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيقِ
“Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada malam Jumat, dia akan disinari cahaya antara dirinya dan Ka’bah.” (H.R. Ad-Darimi; Syekh Al-Albani mengatakan bahwa hadis ini sahih, sebagaimana dalam Shahihul Jami’, no. 6471)
Hadis kedua:
مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ
“Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, dia akan disinari cahaya di antara dua Jumat.” (H.R. An-Nasa’i dan Baihaqi; Syekh Al-Albani mengatakan bahwa hadis ini sahih, sebagaimana dalam Shahihul Jami’, no. 6470)
Jawaban untuk pertanyaan kedua.
( إن سورة في القرآن ثلاثون آية شفعت لرجل حتى غفر له وهي : ( تبارك الذي بيده الملك
“Sesungguhnya, dalam Alquran terdapat satu surat yang terdiri dari 30 ayat. Surat ini akan memberikan syafaat, bagi orang yang membacanya, sampai dia diampuni, yaitu: surat ‘tabarakalladzi bi yadihil mulku ….‘” (H.R. Ahmad, Turmudzi, Abu Daud, dan Nasa’i; dinilai sahih oleh Al-Albani)
Komentar
Posting Komentar